Dosen Universitas Esa Unggul Berpartisipasi dalam Seminar Internasional Ilmu dan Teknologi Farmasi (ISPST) 2024


Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul kembali menegaskan kiprahnya dalam penelitian dan inovasi kesehatan melalui partisipasi sivitas akademika pada Seminar Internasional Ilmu dan Teknologi Farmasi ke-6 (ISPST) 2024) pada 30-31 Oktober 2024, yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Perhimpunan Kemoprevensi Kanker Indonesia (ISCC). Seminar ini digelar di Bale Sawala, Kampus Utama Universitas Padjadjaran, Jatinangor, sebagai forum ilmiah yang mempertemukan para peneliti di bidang ilmu dan teknologi farmasi.
ISPST 2024 mengusung tema “Inovasi Ilmu Farmasi pada Teknologi Kesehatan Kanker”, dengan tujuan mendorong percepatan ide-ide baru dalam penelitian translasional serta menjembatani kesenjangan antara penelitian eksperimental dan inovasi produk yang dapat diterapkan untuk masyarakat.
Dalam kegiatan ini, Dr. apt. Ratih Dyah Pertiwi, M.Farm., dosen Fakultas Farmasi Universitas Esa Unggul, turut hadir dan berpartisipasi aktif. Keikutsertaan beliau mencerminkan komitmen UEU dalam mendukung pengembangan riset farmasi, khususnya di bidang obat kemoprevensi kanker, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, peneliti, pelaku industri, dan komunitas praktisi farmasi.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas kontribusi dosen UEU dalam forum ilmiah internasional ini:
“Partisipasi dosen Universitas Esa Unggul dalam ISPST 2024 menunjukkan komitmen universitas untuk mendorong inovasi farmasi yang berbasis penelitian, memperkuat kolaborasi akademik dan industri, serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia,” ujar Rektor.
Keikutsertaan Universitas Esa Unggul dalam ISPST 2024 menegaskan posisi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam pengembangan ilmu farmasi, penelitian translasional, dan inovasi teknologi kesehatan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem kesehatan nasional.
