Dosen Universitas Esa Unggul Hadiri 55th Asia-Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2024 di Busan, Korea Selatan


Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul (UEU) terus memperkuat kiprahnya di kancah internasional melalui partisipasi aktif dalam forum akademik global. Salah satu dosen UEU, Devi Angeliana Kusumaningtiar, S.K.M., M.P.H., berpartisipasi dalam 55th Asia-Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2024 yang diselenggarakan di Busan, Korea Selatan, pada tahun 2024.
Konferensi bergengsi ini menjadi wadah strategis bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan masyarakat dari seluruh dunia untuk bertukar pengetahuan, memperkuat kolaborasi, dan merumuskan kebijakan berbasis bukti dalam menjawab tantangan kesehatan global. Dengan mengusung tema “Public Health: Shifting Paradigm for Future Society and Community”, kegiatan ini menyoroti perubahan paradigma dalam bidang kesehatan masyarakat untuk menghadapi dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan di kawasan Asia-Pasifik.
Berbagai isu penting dibahas dalam forum ini, termasuk meningkatnya penyakit menular dan tidak menular, dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, serta ketimpangan akses layanan kesehatan. Melalui forum ilmiah dan diskusi panel, para peserta diharapkan mampu merumuskan pendekatan baru yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

Kehadiran Devi Angeliana Kusumaningtiar sebagai perwakilan Universitas Esa Unggul mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan ilmu kesehatan masyarakat melalui kontribusi akademik di tingkat global. Melalui partisipasinya, Devi Angeliana turut berdiskusi dan menjalin kerja sama dengan para pakar internasional guna memperkuat jaringan kolaborasi riset dan inovasi di bidang kesehatan masyarakat.
“Partisipasi dosen Universitas Esa Unggul dalam forum internasional seperti APACPH 2024 merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus memperluas kolaborasi global serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat,”
ujar Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Arief Kusuma, SE, M.B.A., IPU.
Melalui keikutsertaan ini, Universitas Esa Unggul tidak hanya memperkuat reputasi akademik di tingkat internasional, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 dan 6 Universitas Esa Unggul, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas dosen dan penguatan kerja sama internasional dalam mewujudkan visi sebagai World Class University.
