Mahasiswa Universitas Esa Unggul Gelar PKM “Peduli Gangguan Mental” untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Produktif


Esaunggul.ac.id, Mahasiswa Universitas Esa Unggul (UEU) menginisiasi kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertema “Peduli Gangguan Mental untuk Generasi Sehat dan Produktif” di Cengkareng, Jakarta Barat. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap meningkatnya isu kesehatan mental di kalangan remaja dan mahasiswa, serta menjadi implementasi nyata semangat Esa Unggul Empowerment dalam mengedukasi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengenali, memahami, dan menangani gejala gangguan mental sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di kawasan sekitar kampus ini mencakup penyuluhan, sesi konseling ringan, simulasi manajemen stres, dan kampanye sosial “Speak Up, Not Give Up” yang melibatkan dosen pembimbing, tenaga kesehatan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa yang menunjukkan kepekaan sosial dan semangat inovatif di bidang kesehatan masyarakat.
“Kami bangga karena mahasiswa Esa Unggul tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial yang berdampak luas. Kegiatan seperti ini sejalan dengan visi UEU untuk mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual dan emosional, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Rektor.
Kegiatan PKM ini juga melibatkan kolaborasi dengan tenaga profesional dari Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan UEU, yang memberikan edukasi mengenai cara mengenali tanda-tanda gangguan mental seperti depresi, kecemasan, burnout, hingga gangguan makan. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan dasar dalam memberikan dukungan psikologis pertama (psychological first aid) kepada rekan atau keluarga yang mengalami stres berat.
Ketua tim PKM, Nadya Putri Ananda, menjelaskan bahwa ide kegiatan ini lahir dari keresahan atas meningkatnya kasus gangguan mental di kalangan mahasiswa, terutama setelah pandemi.
“Kami ingin mengajak teman-teman untuk lebih terbuka dan saling peduli. Kesehatan mental bukan aib, tapi bagian penting dari kesejahteraan diri. Melalui PKM ini, kami berharap muncul budaya saling mendukung dan ruang aman bagi siapa pun untuk bercerita,” ungkap Nadya.
Selain kegiatan utama, tim PKM juga merancang media edukatif interaktif seperti video pendek, poster digital, dan podcast bertajuk “Mindful Talks” yang akan diunggah melalui kanal media sosial Universitas Esa Unggul.
Dengan semangat Empowering the Future Generation, Universitas Esa Unggul terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam isu-isu kemanusiaan dan kesehatan masyarakat, menjadikan kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat inovasi sosial dan kepedulian terhadap sesama.
