Universitas Esa Unggul Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Melalui Proses Pengangkutan, Penimbangan, dan Pemilahan Limbah Anorganik yang Terintegrasi


Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan kampus melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang terstruktur dan profesional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah proses pengangkutan, penimbangan, dan pemilahan limbah anorganik yang dijalankan secara terintegrasi di seluruh area kampus.
Setelah sampah terkumpul di fasilitas penampungan sementara, petugas kebersihan akan mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) khusus limbah anorganik. Di lokasi tersebut, dilakukan proses penimbangan dan pencatatan secara detail berdasarkan jenis dan berat limbah. Proses ini bertujuan memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara akurat, transparan, dan berkelanjutan.
Pengelolaan limbah anorganik di Universitas Esa Unggul mencakup beberapa kategori utama sebagai berikut:
1. Limbah Anorganik Plastik
Limbah plastik seperti botol kemasan dikumpulkan di TPS khusus plastik. Setelah terkumpul, sampah tersebut akan dipadatkan menjadi balok plastik untuk memudahkan pengangkutan sekaligus mendukung proses daur ulang.
2. Limbah Anorganik B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Limbah B3 yang berasal dari aktivitas laboratorium kesehatan dikelola secara ketat di TPS khusus yang berlokasi di area laboratorium. Limbah B3 dipisahkan berdasarkan jenisnya:
-
Limbah cair disimpan dalam special driers sesuai standar pengelolaan B3.
-
Limbah padat ditempatkan dalam plastik kuning khusus B3 untuk memastikan keamanan selama penyimpanan dan pengangkutan.
3. Limbah Anorganik Elektronik (E-Waste)
Limbah elektronik yang sebagian besar berasal dari perangkat laboratorium komputer dan unit IT kampus ditempatkan di ruang khusus di TPS elektronik. Pengelolaan ini memastikan e-waste tersimpan aman sebelum dipindahkan untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai standar lingkungan.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa sistem pemilahan dan pencatatan limbah anorganik ini adalah langkah penting dalam upaya kampus menjalankan prinsip sustainable campus management.
“Pengelolaan limbah yang baik harus dimulai dari sistem yang rapi, terukur, dan sesuai standar lingkungan. Universitas Esa Unggul berkomitmen untuk memastikan setiap proses dilakukan secara profesional demi menjaga lingkungan kampus tetap bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan penerapan sistem yang komprehensif ini, Universitas Esa Unggul terus memperkuat perannya sebagai kampus yang peduli lingkungan, sekaligus memberikan contoh praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat luas.
